Harga apartemen Jakarta 2026 memperlihatkan rentang yang sangat lebar, mulai dari unit studio bekas dengan harga di bawah Rp200 juta hingga apartemen premium bernilai miliaran rupiah. Perbedaan harga tidak hanya ditentukan wilayah, tetapi juga luas unit, usia bangunan, kondisi interior, status kepemilikan, fasilitas, akses transportasi, serta apakah unit berasal dari pengembang atau pemilik lama.
Bagi masyarakat yang selama ini menganggap seluruh apartemen di Jakarta membutuhkan dana minimal Rp500 juta, kondisi pasar pada 2026 menunjukkan pilihan yang lebih beragam. Berdasarkan pemantauan listing properti, beberapa unit tercatat ditawarkan mulai sekitar Rp150 juta sampai Rp200 juta. Bahkan angka terendah yang muncul pada data pasar berada di kisaran Rp102 juta, meskipun harga ekstrem seperti itu perlu diperiksa dengan sangat teliti sebelum dijadikan acuan.
Pada saat yang sama, harga pasaran apartemen Jakarta secara keseluruhan jauh lebih tinggi. Data kuartal ketiga 2026 menunjukkan harga pasar sekitar Rp1,92 miliar. Besarnya selisih tersebut memperlihatkan bahwa istilah apartemen Jakarta mencakup produk yang sangat luas, dari hunian sederhana berukuran sekitar 20 meter persegi sampai apartemen mewah dengan luas lebih dari 100 meter persegi.
Apartemen Jakarta Termurah 2026 Bisa Ditemukan Mulai Rp150 Jutaan
Pemburu apartemen dengan anggaran terbatas masih dapat menemukan unit di kisaran Rp150 juta sampai Rp200 juta. Sebagian besar berada di pasar sekunder dan umumnya mempunyai ukuran sekitar 20 sampai 30 meter persegi.
Jakarta Barat menjadi salah satu wilayah dengan pilihan paling banyak pada kelompok harga tersebut. Unit studio di kawasan Cengkareng dan Daan Mogot beberapa kali dipasarkan pada kisaran Rp150 juta sampai Rp200 juta.
Salah satu contoh yang beredar di pasar adalah unit studio sekitar 21 meter persegi di Green Park View, Daan Mogot, yang ditawarkan sekitar Rp155 juta. Terdapat pula unit City Park Cengkareng dengan kisaran Rp180 juta untuk ukuran sekitar 24 meter persegi.
Harga murah seperti ini biasanya ditemukan pada apartemen yang telah beroperasi cukup lama. Sebagian unit dijual dalam kondisi kosong, sementara beberapa pemilik menawarkan furnitur dasar bersama unitnya.
Calon pembeli tetap harus memeriksa apakah harga yang dicantumkan benar benar harga jual keseluruhan atau hanya uang muka, pengalihan hak, harga lelang, maupun skema penjualan tertentu.
Harga Rp102 Juta Ada di Listing, tetapi Jangan Langsung Tergiur
Data pasar apartemen Jakarta pada kuartal ketiga 2026 mencatat listing dengan harga terendah sekitar Rp102 juta. Nominal tersebut memang sangat menarik dibandingkan harga rumah tapak di Jakarta yang umumnya jauh lebih tinggi.
Namun, harga paling rendah dalam sebuah portal tidak otomatis menggambarkan harga wajar apartemen di wilayah tersebut.
Listing sangat murah dapat muncul karena pemilik membutuhkan penjualan cepat, unit memiliki kondisi tertentu, luasnya sangat kecil, terdapat kewajiban pembayaran tambahan, atau status administrasinya berbeda dengan unit lain.
Karena itu, kisaran Rp150 juta sampai Rp250 juta lebih layak dijadikan titik awal pencarian bagi calon pembeli yang menginginkan apartemen murah yang benar benar dapat dibandingkan satu sama lain.
“Harga paling rendah sebaiknya menjadi pintu untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut, bukan langsung dianggap sebagai kesempatan terbaik. Apartemen murah tetap perlu dinilai dari legalitas, kondisi gedung, biaya bulanan dan kemudahan dijual kembali.”
Jakarta Timur Masih Menjadi Wilayah dengan Harga Relatif Terjangkau
Jakarta Timur menjadi salah satu kawasan yang menarik bagi pencari apartemen berharga rendah. Harga pasaran apartemen di wilayah ini pada kuartal ketiga 2026 berada di sekitar Rp600 juta, lebih rendah dibandingkan beberapa wilayah Jakarta lainnya.
Listing termurah di Jakarta Timur tercatat mulai sekitar Rp130 juta. Namun, unit yang lebih mudah ditemukan berada pada rentang Rp150 juta sampai Rp300 juta.
Beberapa apartemen di Cakung, Duren Sawit dan Pulo Gadung memiliki unit studio atau satu kamar dengan harga di bawah Rp250 juta.
Casablanca East Residence di kawasan Pondok Bambu, misalnya, memiliki penawaran unit studio sekitar 20 sampai 21 meter persegi pada kisaran Rp185 juta sampai Rp200 juta.
Di Cakung juga terdapat unit apartemen studio dengan harga sekitar Rp150 juta. Beberapa unit dua kamar bahkan dapat muncul pada kisaran Rp180 juta sampai Rp250 juta ketika pemilik ingin menjual dengan cepat.
Jakarta Barat Punya Banyak Pilihan di Bawah Rp300 Juta
Persaingan harga di Jakarta Barat cukup menarik karena jumlah apartemen di wilayah ini banyak dan karakter proyeknya beragam.
Harga pasaran apartemen Jakarta Barat pada kuartal ketiga 2026 berada di kisaran Rp1,2 miliar. Angka tersebut merupakan gambaran keseluruhan pasar sehingga tidak berarti calon pembeli harus menyediakan dana sebesar itu.
Di Cengkareng, unit apartemen dapat ditemukan mulai sekitar Rp115 juta menurut data listing. Kembangan juga mempunyai penawaran yang tercatat mulai sekitar Rp110 juta.
Untuk unit yang lebih umum di pasar, harga sekitar Rp150 juta sampai Rp300 juta masih bisa ditemukan di Cengkareng, Daan Mogot, Taman Palem dan beberapa lokasi sekitarnya.
Apartment City Park menjadi salah satu contoh produk lama yang memiliki unit dengan harga relatif rendah. Studio sekitar 24 meter persegi ditawarkan sekitar Rp180 juta, sementara beberapa unit yang lebih besar dapat berada sedikit di atas harga tersebut.
Jakarta Utara Mulai Sekitar Rp180 Juta untuk Unit Studio Tertentu
Jakarta Utara memiliki karakter pasar yang cukup unik. Di satu sisi terdapat apartemen kelas menengah dengan harga terjangkau, tetapi di sisi lain terdapat hunian premium di Pluit, Pantai Indah Kapuk dan kawasan tepi laut.
Harga pasaran apartemen Jakarta Utara berada sekitar Rp991 juta pada kuartal ketiga 2026. Listing termurah tercatat mulai sekitar Rp110 juta.
Namun, untuk unit yang benar benar muncul dalam penawaran pasar dan memiliki informasi lebih jelas, harga sekitar Rp180 juta sampai Rp250 juta cukup sering ditemukan pada apartemen studio tertentu.
Unit Osaka Riverview berukuran sekitar 14 meter persegi, misalnya, dipasarkan sekitar Rp180 juta sampai Rp185 juta. Ukurannya memang sangat kecil sehingga lebih sesuai bagi satu penghuni atau pembeli yang mencari unit dengan modal awal rendah.
Green Bay Pluit juga memiliki beberapa unit studio yang beredar sekitar Rp200 juta, tergantung kondisi interior, tower dan posisi lantai.
Harga Apartemen Jakarta Selatan Jauh Lebih Tinggi
Perbedaan harga mulai terlihat jelas ketika pencarian bergeser ke Jakarta Selatan. Wilayah ini memiliki banyak kawasan bisnis dan hunian kelas menengah atas, mulai dari TB Simatupang, Kemang, Kuningan, Antasari hingga Kebayoran.
Harga pasaran apartemen Jakarta Selatan pada kuartal ketiga 2026 tercatat sekitar Rp3,84 miliar dengan median luas unit lebih dari 100 meter persegi.
Angka tinggi tersebut dipengaruhi banyaknya apartemen premium dan unit berukuran besar.
Meski demikian, listing pada kelompok harga ratusan juta tetap dapat ditemukan. Beberapa kawasan memiliki harga penawaran awal sekitar Rp180 juta sampai Rp250 juta, tetapi pembeli harus memeriksa produk yang dimaksud karena penawaran termurah belum tentu menggambarkan apartemen yang lazim ditemui di koridor utama Jakarta Selatan.
Untuk apartemen modern di sekitar Antasari, Cipete dan TB Simatupang, harga studio atau satu kamar jauh lebih tinggi. Unit studio sekitar 28 sampai 29 meter persegi di Antasari Place, misalnya, beredar pada rentang sekitar Rp1,3 miliar sampai Rp1,4 miliar.
Jakarta Pusat Punya Rentang Harga yang Sangat Lebar
Jakarta Pusat juga memiliki rentang harga yang lebar karena apartemen sederhana dan hunian premium berada dalam wilayah administratif yang sama.
Harga pasaran apartemen Jakarta Pusat pada kuartal ketiga 2026 berada sekitar Rp1,65 miliar. Listing termurah tercatat sekitar Rp102 juta.
Namun, harga sangat bergantung pada lokasi.
Apartemen yang berada di sekitar Thamrin, Sudirman dan kawasan bisnis pusat dapat bernilai lebih dari Rp1 miliar meskipun hanya memiliki satu kamar.
Sebagai gambaran, unit satu kamar berukuran sekitar 42 meter persegi di kawasan Thamrin dapat dipasarkan sekitar Rp900 juta. Unit dengan luas dan fasilitas lebih tinggi dapat naik menjadi beberapa miliar rupiah.
Sementara itu, kawasan Cempaka Putih, Kemayoran dan beberapa bagian Jakarta Pusat lainnya masih memiliki pilihan yang lebih rendah.
Rp300 Juta Sampai Rp500 Juta Menjadi Anggaran yang Lebih Fleksibel
Meskipun apartemen di bawah Rp200 juta tersedia, anggaran sekitar Rp300 juta sampai Rp500 juta memberikan pilihan yang jauh lebih luas.
Pada rentang tersebut, calon pembeli mulai dapat mempertimbangkan unit yang lebih besar, kondisi interior lebih baik, lokasi lebih dekat transportasi umum, atau gedung yang memiliki pengelolaan lebih teratur.
Unit studio yang sebelumnya hanya sekitar 20 meter persegi dapat meningkat menjadi 25 sampai 35 meter persegi.
Pilihan satu kamar juga mulai lebih mudah ditemukan.
Untuk pasangan muda yang berencana menempati apartemen dalam beberapa tahun, tambahan luas beberapa meter persegi dapat terasa cukup signifikan karena memengaruhi ruang penyimpanan, area memasak dan keleluasaan beraktivitas.
Karena itu, membandingkan harga berdasarkan luas bangunan lebih baik daripada hanya melihat nominal unit.
Unit Studio Mendominasi Pencarian Pembeli dengan Anggaran Terbatas
Pasar apartemen Jakarta pada 2026 menunjukkan permintaan yang kuat terhadap unit studio dan segmen menengah. Pembeli kini lebih banyak mempertimbangkan keterjangkauan serta kesiapan unit untuk dihuni.
Unit studio menarik karena harga totalnya lebih rendah.
Luas studio di Jakarta dapat dimulai sekitar 14 meter persegi dan meningkat hingga lebih dari 30 meter persegi tergantung proyek.
Unit sangat kecil memang menawarkan harga murah, tetapi calon penghuni perlu mempertimbangkan kebutuhan sehari hari.
Jika digunakan hanya untuk tidur pada hari kerja, studio 18 sampai 21 meter persegi mungkin sudah mencukupi. Namun, bagi penghuni yang sering bekerja dari apartemen atau tinggal bersama pasangan, unit lebih besar biasanya terasa lebih nyaman.
Pasar Apartemen Jakarta 2026 Lebih Banyak Menjual Stok yang Sudah Ada
Pasar apartemen Jakarta sepanjang 2026 tidak dipenuhi peluncuran proyek baru dalam jumlah besar. Pengembang lebih banyak berfokus menjual persediaan unit yang telah tersedia.
Total pasokan apartemen Jakarta pada kuartal kedua 2026 berada di sekitar 232.000 unit.
Tidak adanya penyelesaian proyek baru dalam jumlah besar membuat pengembang memilih menjaga harga nominal sambil menawarkan program penjualan atau pilihan pembayaran yang lebih fleksibel.
Pembeli juga semakin banyak memilih unit ready stock karena kondisi fisiknya dapat dilihat langsung sebelum transaksi.
Situasi ini berbeda dengan membeli apartemen yang masih berupa rencana pembangunan. Unit siap huni memungkinkan calon pembeli memeriksa ukuran sebenarnya, pemandangan dari jendela, kondisi lorong, kepadatan penghuni hingga kualitas pengelolaan gedung.
Insentif PPN DTP 2026 Bisa Mengurangi Biaya untuk Unit yang Memenuhi Syarat
Pembeli apartemen dari pengembang pada 2026 juga perlu mengetahui adanya insentif PPN Ditanggung Pemerintah.
Ketentuan tahun 2026 memberikan PPN DTP sebesar 100 persen atas PPN yang terutang dari bagian harga jual hingga Rp2 miliar untuk rumah tapak atau satuan rumah susun dengan harga jual paling tinggi Rp5 miliar, selama memenuhi seluruh persyaratan yang ditentukan.
Fasilitas tersebut berlaku pada masa pajak Januari sampai Desember 2026.
Namun, insentif ini tidak otomatis berlaku untuk seluruh apartemen yang dijual di Jakarta.
Unit pasar sekunder dari pemilik lama mempunyai mekanisme transaksi berbeda. Pembeli perlu menanyakan langsung kepada pengembang apakah unit masuk dalam ketentuan PPN DTP dan memastikan persyaratan administrasinya terpenuhi.
Harga Jual Bukan Satu Satunya Biaya yang Harus Disediakan
Apartemen Rp200 juta tidak berarti pembeli cukup menyiapkan uang Rp200 juta lalu seluruh transaksi selesai.
Terdapat beberapa komponen biaya lain yang harus diperiksa sebelum membeli.
Biaya dapat meliputi pajak transaksi sesuai ketentuan, biaya notaris, pengalihan hak apabila membeli unit sekunder, biaya administrasi, serta kewajiban kepada pengelola gedung.
Setelah menjadi pemilik, terdapat pula Iuran Pengelolaan Lingkungan atau IPL dan sinking fund.
Besarnya IPL berbeda pada setiap apartemen dan biasanya dikaitkan dengan luas unit.
Gedung dengan kolam renang, pusat kebugaran, keamanan, lift dalam jumlah banyak dan fasilitas tambahan berpotensi memiliki biaya pengelolaan lebih tinggi.
Tunggakan IPL pemilik sebelumnya juga wajib diperiksa.
Jangan sampai pembeli mendapatkan harga unit murah tetapi kemudian menemukan tunggakan pengelolaan dalam jumlah besar.
Legalitas Menjadi Bagian yang Wajib Diperiksa pada Apartemen Murah
Harga rendah seharusnya membuat proses pemeriksaan semakin teliti.
Calon pembeli perlu mengetahui dokumen kepemilikan yang dimiliki unit, status tanah gedung, masa berlaku hak terkait, serta apakah terdapat sengketa atau kewajiban yang belum diselesaikan.
Status unit juga perlu dipastikan apakah telah memiliki Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun, masih menggunakan Perjanjian Pengikatan Jual Beli, atau berada dalam proses administrasi tertentu.
Masing masing kondisi memiliki tahapan transaksi yang berbeda.
Pembeli juga sebaiknya meminta bukti pembayaran IPL dan utilitas terbaru.
Apabila transaksi dilakukan melalui kredit, bank biasanya melakukan penilaian tersendiri terhadap properti. Namun, pemeriksaan dari bank tidak menggantikan kebutuhan pembeli untuk memahami seluruh dokumen yang ditandatangani.
“Selisih Rp30 juta sampai Rp50 juta tidak selalu layak dikejar apabila unit yang lebih murah memiliki administrasi tidak jelas, tunggakan besar atau gedung dengan pengelolaan yang kurang baik.”
Lokasi Dekat Transportasi Bisa Membuat Harga Lebih Tinggi
Akses MRT, LRT, KRL dan Transjakarta semakin menjadi pertimbangan dalam memilih apartemen Jakarta.
Dua apartemen dengan ukuran hampir sama dapat memiliki perbedaan harga besar apabila salah satunya dapat dicapai dengan berjalan kaki dari transportasi umum.
Untuk pembeli yang bekerja setiap hari di pusat Jakarta, harga beli yang sedikit lebih tinggi dapat dikompensasi oleh perjalanan yang lebih sederhana dan biaya mobilitas yang lebih terkendali.
Hal serupa berlaku pada apartemen yang terhubung dengan pusat perbelanjaan, perkantoran atau kawasan pendidikan.
Karena itu, istilah apartemen murah sebaiknya tidak hanya diukur dari harga transaksi.
Unit Rp180 juta yang membutuhkan perjalanan panjang setiap hari belum tentu lebih sesuai dibandingkan apartemen Rp300 juta yang berada dekat tempat kerja.
Pembeli Perlu Membandingkan Harga per Meter Persegi
Cara lain untuk mengetahui apakah suatu apartemen benar benar murah adalah menghitung harga per meter persegi.
Misalnya unit 20 meter persegi seharga Rp200 juta mempunyai harga sekitar Rp10 juta per meter persegi.
Sementara unit 35 meter persegi seharga Rp300 juta mempunyai harga sekitar Rp8,57 juta per meter persegi.
Secara nominal unit kedua lebih mahal, tetapi pembeli memperoleh ruang lebih banyak untuk setiap rupiah yang dikeluarkan.
Perhitungan ini berguna ketika membandingkan unit dalam gedung yang sama atau apartemen dengan kelas serupa.
Kondisi furnitur tetap harus diperhitungkan karena renovasi, pendingin udara, kitchen set dan perlengkapan lain dapat menambah biaya setelah pembelian.
Anggaran Rp150 Juta Sampai Rp250 Juta Masih Punya Pilihan pada 2026
Bagi pembeli dengan anggaran sangat terbatas, pilihan paling realistis berada pada apartemen lama di Jakarta Barat, Jakarta Timur dan sebagian Jakarta Utara.
Rentang Rp150 juta sampai Rp250 juta masih menghadirkan unit studio serta beberapa unit lebih besar yang dijual cepat oleh pemilik.
Namun, pembeli tidak sebaiknya hanya menggunakan filter harga.
Setelah menemukan beberapa kandidat, bandingkan usia gedung, biaya IPL, kondisi lift, area parkir, kualitas air, keamanan, akses transportasi, tingkat hunian dan legalitas.
Jika anggaran dapat dinaikkan menuju Rp300 juta sampai Rp500 juta, pilihan biasanya bertambah cukup banyak dan calon pembeli tidak terlalu bergantung pada unit yang dijual dalam kondisi khusus.
Harga apartemen Jakarta 2026 pada akhirnya tidak memiliki satu angka yang dapat mewakili seluruh wilayah. Listing termurah memang dapat muncul sekitar Rp102 juta, tetapi unit studio sekitar Rp150 juta sampai Rp200 juta menjadi gambaran yang lebih nyata untuk segmen sangat murah. Pada tingkat pasar secara keseluruhan, harga dapat bergerak dari ratusan juta hingga miliaran rupiah mengikuti lokasi, luas, fasilitas dan kelas apartemen.





